Parameter fisika dan kimia perairan


Parameter fisika-kimia perairan dapat menjadi ciri pembeda beberapa macam ekosistem perairan. Perbedaan pada ciri tersebut erat kaitannya dengan interaksi yang terjadi paada suatu ekosistem perairan.

Kedalaman

Kedalaman adalah parameter fisika yang mendasar dan berpengaruh pada aspek lainnya seperti kecerahan, suhu, dan kelarutan oksigen. Kedalaman dalam suatu ekosistem perairan dapat bervariasi dari suatu tempat ke tempat yang lain.

Kecerahan

Kecerahan adalah parameter fisika yang erat kaitannya dengan proses fotosintesis pada suatu ekosistem perairan. Kecerahan yang tinggi menunjukkan daya tembus cahaya matahari yang jauh ke dalam perairan. Begitu juga sebaliknya

Suhu air

Suhu air adalah parameter fisika yang dipengaruhi oleh kecerahabn dan kedalaman. Air yang dangkal dan daya tembus cahaya matahari yang tinggi dapat meningkatkan suhu perairan

Arus

Arus atau aliran air adalah parameter fisika yanng dapat dijadikan pembeda beberapa ekosistem perairan tawar. Perbedaan utama ekosistem lotik dan lentik adalah arus.

Debit air

Debit air adalah parameter fisika yang dipengaruhi oleh arus dan badan air ( kedalaman dan lebar penampang melintang ). Debit juga menjadi ciri pembeda ekosistem perairan tawar.

Derajat keasaman

Derajat keasaman atau pH merupakan parameter kimia yang menunjukkan konsentrasi ion hidrogen pada perairan. Konsentrasi ion hidrogen tersebut dapat mempengaruhi reaksi kimia yang terjadi di lingkungan perairan.

Salinitas

Salinitas menunjukkan kadar garam pada suatu perairan. Kadar garam merupakan ciri pembeda a ntara ekosistem air tawar dan air asin.

Daya Hantar Listrik

Daya hantar listrik adalah parameter yang dipengaruhi oleh salinitas tinggi rendahnyaberkaitan erat dengan nilai salinitas.

DO

DO atau Dissolved Oxygen atau oksigen terlarut adalah parameter kimia perairan yang menunjukkan banyaknya oksigen yang terlarut dalam ekosistem perairan

BOD

Biochemical Oxygen Demand merupakan parameter kimia yang menunjukkan banyaknya oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme dalam proses dekomposisi bahan organik.

COD

Chemical Oxygen Demand adalah parameter kimia yang menyatakan jumlah total oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi semua bahan organik pada suatu ekosistem perairan menjadi karbondioksida dan air

Tipe substrat

Tipe substrat pada ekosistem perairan dapat berpengaruh pada jenis biota yang hidup, terutama bentos. Tipe substrat juga dipengaruhi oleh parameter lain seperti arus.

*) dari berbagai sumber

 

 

 

About these ads

4 Responses

  1. Slm kenal. Pernah baca bukunya P. Michell ga? di situ disebutkan untuk mengukur kecepatan arus dapat menggunakan Geissner. Tapi kalo di telaah lagi satuannya jadi mL/s kok kayanya jadi rancu ya ma pengukuran debit?

  2. syukran…4 all

  3. aku butuh informasi tentang parameter bau pada air limbah.
    tolong y kalo anda punya informasinya khususnya cara pengukurannya.
    kirim ke email aku antynozuka_ouran@yahoo.com
    Makasih

  4. nah kalo HCO3 penting di teliti gak??tq

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 37 other followers

%d bloggers like this: