Cara Perawatan Tanaman Kaktus & Sukulen


1.        Penyiraman menggunakan air bersih, dilakukan 1-2 X seminggu (suhu dan kelembaban berpengaruh), jangan terlalu basah dan jangan sampai tergenang.

2.      Letakkan tanaman pada tempat yang mendapat sinar matahari hari langsung. Jika tanaman di letakkan dalam ruangan, bawa tanaman secara berkala 3-4 hari sekali jemur di bawah sinar matahari tetapi tidak boleh terkena air hujan secara langsung.

3.      Pemupukan dilakukan dengan memberikan pupuk NPK 5 – 8 butir dibenamkan sekeliling media tanam. Dapat pula diberikan pupuk cair atau pupuk organik caranya larutkan pupuk 2-3 cc/L air, kemudian siramkan pada media secukupnya dengan interval 1 bulan sekali.

4.     Ganti media tanam 3 bulan sekali dengan komposisi;  pasir/tanah porous, sekam/kulit beras dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.

5.      Pengendalian/pencegahan hama & penyakit : larutkan fungisida + supracide + larutkan dalam air, kemudian semprotkan pada seluruh bagian tanaman dengan interval 1bulan sekali (optional).

dari berbagai sumber.

Advertisements

RUU Badan Hukum Pendidikan

bem.pngUndang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) mengamanatkan bahwa perguruan tinggi harus otonom, yang berarti mampu mengelola secara mandiri lembaganya serta dapat mengelola dana secara mandiri untuk memajukan satuan pendidikan. Sedangkan sekolah/madrasah harus dikelola dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah, yang berarti otonomi manajemen pendidikan pada satuan pendidikan.

Otonomi sangat dibutuhkan oleh sekolah/madrasah, terutama oleh perguruan tinggi, agar tumbuh dan berkembang kreativitas, inovasi, mutu, fleksibilitas, dan mobilitas yang merupakan prasyarat agar ilmu, teknologi, dan seni dapat berkembang secara paripurna. Pada gilirannya, perkembangan ilmu, teknologi, dan seni tersebut akan memberikan kontribusi pada peningkatan daya saing bangsa. Continue reading

KROMOSOM POLITEN

Kromatin dan Kromosom

Kromatin adalah benang halus dalam inti prokariot dan eukariot, mengandung materi genetic, dan terdiri dari nucleoprotein, yaitu gabungan asam nukleat berupa DNA dan protein berupa histon dan nonhiston (Yatim,1992).

Jika sel akan membelah, mitosis maupun meiosis, pada profase menjadi kondensasi atau pemadatan super lilitan DNA bersama protein histon dan nonhistonya, sehingga setiap utas kromatin menjadi pendek dan jelas tampak dimikroskop cahaya yang disebut kromosom.. Continue reading

Ekologi air tawar

Lingkungan air tawar :

Tipe tipe dan faktor factor pembatas

Habitat air tawar dapat dibagi menjadi 2 seri, yaitu :

  1. Air tergenang, atau habitat lentik (berasal dari kata lenis berarti tenang) : danau, kolam, rawa atau pasir terapung

  2. Air mengalir, atau habitat lotik (berasal dari lotus berarti tercuci) : mata air, aliran air (brook-creek) atau sungai.

Habitat air tawar menempati daerah yan relatif kecil pada permukaan bumi, dibandingkan dengan habitat lautan dan daratan, teteapi bagi manusia kepentingannya jauh lebih berarti dibandingkan denganluas daerahnya. Karena alasan alasa sebagai berikut : Continue reading

Parameter fisika dan kimia perairan


Parameter fisika-kimia perairan dapat menjadi ciri pembeda beberapa macam ekosistem perairan. Perbedaan pada ciri tersebut erat kaitannya dengan interaksi yang terjadi paada suatu ekosistem perairan.

Kedalaman

Kedalaman adalah parameter fisika yang mendasar dan berpengaruh pada aspek lainnya seperti kecerahan, suhu, dan kelarutan oksigen. Kedalaman dalam suatu ekosistem perairan dapat bervariasi dari suatu tempat ke tempat yang lain.

Kecerahan

Kecerahan adalah parameter fisika yang erat kaitannya dengan proses fotosintesis pada suatu ekosistem perairan. Kecerahan yang tinggi menunjukkan daya tembus cahaya matahari yang jauh ke dalam perairan. Begitu juga sebaliknya Continue reading

Pengertian COD dan BOD

 

Kehidupan mikroorganisme, seperti ikan dan hewan air lainnya, tidak terlepas dari kandungan oksigen yang terlarut di dalam air, tidak berbeda dengan manusia dan mahluk hidup lainnya yang ada di darat, yang juga memerlukan oksigen dari udara agar tetap dapat bertahan. Air yang tidak mengandung oksigen tidak dapat memberikan kehidupan bagi mikro organisme, ikan dan hewan air lainnya. Oksigen yang terlarut di dalam air sangat penting artinya bagi kehidupan.

Untuk memenuhi kehidupannya, manusia tidak hanya tergantung pada makanan yang berasal dari daratan saja (beras, gandum, sayuran, buah, daging, dll), akan tetapi juga tergantung pada makanan yang berasal dari air (ikan, kerang, cumi-cumi, rumput laut, dll). Continue reading

Persilangan Dihibrid

  1. TUJUAN

  • Melihat pewarisan satu sifat beda pada keturunan ke-1 (F1) dan keturunan ke-2 (F2).
  • Mengetahui perbandingan fenotip F2 pada persilangan mutan sepia dan miniatur Drosophyla melanogaster.
  1. TINJAUAN PUSTAKAN

Persilangan dihibrid yaitu persilangan dengan dua sifat beda sangat berhubungan dengan hukum Mendel II yang berbunyi “independent assortment of genes”. Atau pengelompokan gen secara bebas. Continue reading